Sabtu, 01 Agustus 2009

LAPORAN KEGIATAN YAYASAN MALEO 2007-2008 (2)

Alhamdulillah dalam tahun ketiga ini, kami telah berhasil mengentaskan kelas 3 SMPT Ibnu Sina dengan jumlah siswa 3 orang Lulus 100% dengan nilai 28,55, 29,65 dan 32. Nilai 32 adalah NILAI TERTINGGI KELULUSAN dari sekitar 100 Siswa SMPT yang menginduk ke SMPN 1 Serpong. Ketiga siswa tersebut sudah diterima di SMAK di daerah Ciputat.

Total Murid SMPT Ibnu Sina untuk tahun ajaran 2008-2009 adalah: Siswa kelas 1 : 25 murid, Kelas 2 : 11 murid dan kelas 3 : 12 murid. Karena keterbatasan ruang belajar di Sekolah Panggung, maka untuk murid kelas 3 sebanyak 12 anak dititipkan ke SMPN 2 Pondok Aren dengan memberikan mereka bea siswa. Prestasi yang telah dicapai oleh anak didik kami, Sri siswi kelas 3 Lulus dan mendapatkan Nilai tertinggi dari 100 siswa SMPT, mengadakan pameran Hasil Karya Kerajinan Tangan di BSD Junction bulan Mei 2008, Partisipasi di Coca Cola League yang diadakan oleh BIS (British International School), Adi siswa kelas 3 terpilih menjadi Anggota Paskibra tingkat Kabupaten Tangerang.



Siswa kelas 3 yang telah lulus dan diterima di SMAK di Ciputat. Ketiga dari kiri adalah Sri, siswi yang mendapat Nilai Tertinggi dari 100 siswa di SMPT yang menginduk ke SMPN 1 Serpong. Mereka bertiga mendapatkan sepeda sponsor dari Ibu Tea Kuntjoro (Sekretaris Yayasan Maleo) dan Ibu Renowati Hardjosubroto (Anggota Lions Club Jakarta Monas dan juga Humas Yayasan Maleo).




Sekolah Panggung dan 2 buah Toilet


Dalam bulan Suci Ramadhan, semua siswa mendapatkan sumbangan sembako dari Ibu Patricia….wah banyak ya !












Seperti kita ketahui Sekolah Internationa seperti: Global Jaya, Jakarta International School (JIS), British International School (BIS) dan lainnya selalu mengajarkan kreatifitas, inovasi, pengembangan diri, percaya diri dan lainnya. BIS memberikan dukungan berupa berbagi ilmu dan fasilitas sekolahnya yang kebetulan letaknya di daerah Bintaro. Alangkah beruntungnya kami….





Kebersihan sangatlah kami perhatikan dan anak murid di jadwalkan untuk selalu membersihkan halaman sekolahnya serta kolam ikan.











Peduli kepada sesama… Anak-anak kami ajak ke Yayasan Sayap Ibu – Panti Rehabilitasi Anak Cacat Ganda Terlantar yang berlokasi di Bintaro Jaya. Kebetulan beberapa Pengurus Yayasan Maleo juga menjabat sebagai Pengurus Yayasan Sayap Ibu ( YSI ) Biasanya beberapa anak-anak dalam waktu liburan mereka datang ke YSI untuk membantu menyuapi, menceritakan buku ataupun bermain bersama walaupun dengan keterbatasan dari Anak-Anak Cacat tersebut.


Menuju lokasi Sekolah SMPT Ibnu Sina – dibelakang perumahan Bintaro Jaya



Anak-Anak dengan Keceriaannya... berfoto bersama dengan Pengurus Yayasan Maleo, Ibu Tea & Ibu Astrid.

Jumat, 31 Juli 2009

LAPORAN KEGIATAN YAYASAN MALEO 2007-2008 (1)

Pertama-tama kami Pengurus Yayasan Maleo mengucapkan banyak terima kasih kepada Orang Tua Asuh yang telah berpartisipasi dalam bentuk dukungan, saran, sponsorship, dana pendidikan dan do’a untuk anak didik kami, SMP Terbuka Ibnu Sina. Bersama ini kami ingin melaporkan beberapa kegiatan selama tahun ajaran Juni 2007-2008.


Sekolah Binaan Yayasan Maleo - SMP Terbuka Ibnu Sina






Papan nama, sekolah 'portable' tampak depan dan dari dalam.









Sebagian anak didik SMP Terbuka Ibnu Sina

Diawal tahun ajaran baru sekolah SMP Terbuka Ibnu Sina masih menumpang di sekolah Bimbingan Belajar Nurul Fikri milik Bapak & Ibu Fuady Munir, salah satu Pengurus Yayasan Maleo di Jl. Kasuari Raya, Bintaro Jaya.


Tania salah satu guru Matematika. Kegiatan belajar masih menumpang di ruang kelas Bimbingan Belajar Nurul Fikri.


Kamipun mengadakan pertemuan dengan Orang Tua Murid guna memberikan masukan terhadap perkembangn anak-anaknya.









Pertemuan dengan Orang Tua Murid menumpang di Mesjid Raya – Bintaro Jaya, Sektor 9


Awal bulan September, kami menyewa lahan seluas + 500 meter persegi di daerah Kampung Utan dan mendapatkan sponsor untuk Pembuatan Sekolah Panggung dari Kedutaan Italy di Indonesia. Disain dari Sekolah Panggung ini adalah hasil karya dari Anak-Anak British International School di Bintaro, yang memenangkan Juara I Lomba Disain Sekolah Panggung di tingkat International di Italy.


Peresmian Sekolah Baru di Jl. Swadaya – Kampung Utan, Bintaro bulan September 2007 - oleh Roberto Palmieri, wakil dari Kedutaan Besar Italy di Indonesia yang mensponsori Pembuatan Sekolah Panggung.















Sekolah Panggung tersebut untuk sementara ini hanya bisa menampung 2 (dua) kelas saja (Kelas 1 & 2 SMPT) dan itupun dipisahkan dengan memakai kain. Begitu juga dengan belum adanya fasilitas Ruang Guru dan Perpustakaan.



Mrs Adrian, salah satu guru relawan , mengajarkan Bahasa Inggris



Diskusi Kelompok



Ibu Sri, salah satu Pengurus Yayasan Maleo, menggantikan Guru yang sedang absen


(Bersambung - Lihat LAPORAN KEGIATAN YAYASAN MALEO 2007-2008 (2))

Senin, 20 Oktober 2008

Go Bali

Berlibur ke Bali,........persiapkan perjalanan anda bersama kami :

Web site : www.bali-koe.com
email      : reserved@bali-koe.com
phone    : 0361 872 5557
                  0361 872 5558
                  0361 872 5559

Minggu, 12 Oktober 2008

SELAMAT IDUL FITRI 1429, MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN

Keluarga Besar YAYASAN MALEO mengucapkan :

SELAMAT IDUL FITRI 1429, MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN

PENGHARGAAN KEPADA GURU SEJATI

Dear member..

Perhatikan sosok guru bernama Bu Muslimah di film atau Novel Laskar pelangi..
Tak ada lain yang tercermin akhlak seorang guru kecuali:

1. Mendidik dengan hati, dengan kasih sayang
2. Tidak mengenal materi untuk mendidik siswanya
3. memperjuangkan hak anak-anak untuk setara dengan sekolah yang lain
4. Kesabaran tanpa batas
5. Semangat yang terus menyala
6. Membanggakan siswa nya
7. Memberi semangat kepada siswanya
8. Membuka pikiran anak-anak didiknya
9. Ikhlas
10. Tanggung jawab membawa anak2 didiknya mendampingi ke masa depan

Mungkin masih banyak semua kelebihan dari ibu muslimah. Ketika di undang
pada acara Kick Andy dimana Andrea Hirata juga di situ, beliau hanya
berkomantar " Saya tidak melakukan apa-apa, saya hanya seorang guru, tidak
pintar, murid saya yang pintar, uang juga nggak punya. Saya hanya mengajar
sebisa saya" demikian merendahnya. .walau hanya kata2 itu yang terlontar,
tapi....bu Muslimah sudah menjadi model seorang 'Guru Sejati' dimulai dari
seorang murid bernama Andrea, hingga novel 'Laskar Pelang' booming..maka
bu Muslimah sudah merupakan standard nasional..bahwa beliau adalah guru
sejati..

Yang dengan bangga menyandang 'kodrat' (bukan jabatan/pekerjaan) sebagai
guru. Hingga bisa membuahkan siswa yang juga ingin sebagai guru. Walau
beliau manusia biasa, dengan rasa segala keterbatasan, namun bu muslimah
sudah mampu menularkan ENERGI POSITIFNYA kepada semua anak didiknya..

Disini terlihat jelas bahwa Andrea Hirata merasakan 'dahsyat'nya energi
positif ibu guru yang disayanginya. ..

Guru sejati...tak akan pernah bisa dilupakan..menembus ruangdan wktu, guru
yang bisa mendampingi jiwa semangat siswnya menuju masa depan yang
cerah...

Sekarang...pasti banyak yang bertanya; 'apa masih ada ya guru seperti
itu?','Apa bisa ya hidup dengan gaji hanya segitu'? 'Mana ada jaman
sekarang guru semurni itu'?hmmmm memang banyak yang nggak akan menyangka..

Jawabnya: SELALU ADA
Ketika guru yang mengandung ENERGI POSITIF, ia tidak akan mau muncul ke
permukaan masyarakat.. .tapi energinya selalu dirasakan anak-anak didiknya.
Merendah...namun dia tetap berarti...
Guru sejati...hanya ada 3 yang terus lekat dijiwanya :
HATI...AKSI. ..BERARTI

Dengan adanya model guru sejati ini...hendaknya kita kuatkan dengan
keyakinan..bahwa Bu Muslimah dengan sendirinya sudah menghimbau untuk
semua guru yang ada di negeri tercinta ini untuk selalu menggunakan
kdahsyatan ENERGI POSITIFNYA

Veida
TRUE
Light up the True Teachers spirit

Kamis, 10 Juli 2008

PENGAJAR IBNU SINA JUNI 2008

SEBAGIAN BESARTIM PENGAJAR SMPT IBNU SINA ADALAHRELAWAN, DENGAN LATAR PENDIDIKAN S1, S2 DAN S3.

PENGAJAR IBNU SINA JUNI 2008
NO NAMA MATA PELAJARAN KETERANGAN
1 BPK/CEPI MALIK / BIMBINGAN REMAJA/MOTIVASI
2 SDR / FRIDON / BIMBINGAN REMAJA & MOTIVASI
3 BPK / JAENUDIN / AGAMA
4 BPK / SUTOWO INDARTO / FISIKA
5 IBU / EVI MAURIZA / EKONOMI
6 IBU / FAJAR SUSANTI / MATEMATIKA
7 IBU / HAYINUN / GEOGRAPHI
8 IBU / HENNY RACHDIATI / KIMIA
9 IBU / HERNI / KETRAMPILAN
10 IBU / ISMIRANTI / SEJARAH
11 IBU / LAZUARDIAH / AGAMA KEPALA SEKOLAH
12 IBU / LUSI / BAHASA INDONESIA
13 IBU / RETNO NUR SETYA / AGAMA
14 IBU / RINA SURYANINGSIH / PKN SEKRETARIAT
15 IBU / RINNY BINOL / BAHASA INGGRIS
16 IBU / ROZIAH / KOMPUTER
17 IBU / SHIMA / ATKINS KETRAMPILAN
18 IBU / SUMADJI / KETRAMPILAN
19 SDRI / WENNY S.A. / KESENIAN
20 IBU YUDITH BAHASA INGGRIS

TAHUN AJARAN 2008 – 2009

TAHUN AJARAN 2008 – 2009
SISWA KELAS 7 BERJUMLAH 25
SISWA KELAS 8 BERJUMLAH 11
SISWA KELAS 9 BERJUMLAH 12
ABDI PURANA L 0607 T1 632 INDRAMAYU 04/01/1991
ADI IRAWAN L 0607 T1 633 PANDEGLANG 05/06/1993
AHMAD FAUZAL L 0607 T2 654 TEGAL 10/04/1994
ANTONI L 0607 T1 634 INDRAMAYU 18/07/1991
BOMA KURNIAWAN L 0607 T1 635 TANGERANG 15/11/1994
GUNAWAN L 0607 T1 638 TANGERANG 13/03/1994
MA'UN ASHARI L 0607 T1 649 TANGERANG 29/01/1994
SISWONDO L 0607 T2 658 PEKALONGAN DeS 90
DESI RANINGSIH P 0607 T1 637 TANGERANG 19/08/1994
RINA ANJANI P 0607 T1 642 TANGERANG 15/01/1994
ROSIANA HASYIM P 0607 T1 645 TANGERANG 16/10/1993
SITI AISAH P 0607 T1 652 TANGERANG 26/06/1994

KAMI MASIH MENUNGGU PASRTISIPASI CALON DONATUR UNTUK BIAYA SPP SEBESAR RP 65 RIBU PER BULAN, OSIS RP 60 RIBU PER TAHUN DAN BAJU SEKOLAH, BUKU DLL 350 RIBU PER TAHUN. BAGI KE 12 SISWA KELAS 9 DIATAS, YANG AKAN MENEMPUH PENDIDIKAN DI SMPN YANG TERLETAK DI PONDOK AREN.

Data siswa tahun ajaran 2008 - 2009

(1) Data siswa tahun ajaran 2008 - 2009
Kelas 7 : 23 siwaKelas 8: 11 siswaKelas 9: 12 siswaTotal: 46 siswa3 orang siswa kelas 9 tahun ajaran 2007 - 2008 telah lulus dalam UAN. Satu siswa memperoleh nilai tertinggi di antara lebih dari 100 orang siswa yang menginduk ke SMPT Negeri 1 Serpong.3 siswa tersebut melanjutkan pendidikan ke SMK Swasta dengan akreditasi A, di daerah Jombang. Biaya pendidikan mereka di SMK ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab 3 orang tua asuh. Mengingat jumlah siswa kelas 9 tahun ajaran 2008 - 2009 cukup banyak, diperkirakan tahun depan diperlukan pertambahan orang tua asuh yang berpartisipasi dalam program pendidikan ini.Disamping tentu saja kami pun menghargai partisipasi untuk kelancaran pendidikan 46 siswa yang belajar di TKBM Ibnu Sina - SMPT Negeri 1 Serpong ini.Yang ingin berpartisipasi dapat disampaikan melalui rekeningYAYASAN MALEOBANK MANDIRI CABANG PASAR REBO NO. 129 - 00 - 0538998 - 2Atau menghubungi Ibu Renowati, mobile phone 0815 8303131

(2)TKBM Ibnu Sina telah menerima 50 buku Laskar Pelangi dari seorang donatur, beliau berharap dan meminta agar para siswa TKBM Ibnu Sina membaca buku tersebut. Diharapkan mereka dapat mengambil contoh dari perjuangan teman sebaya nya, yang dengan tekad kuat ingin meneruskan pendidikan ditengah keadaan serba kekurangan fasilitas yang mereka miliki.

Jumat, 07 Desember 2007

Agenda 13 & 15 Des 2007

Tanggal 13 Desember hari Kamis jam 10 pagi akan ada "sport's day" di BIS, yang dapat hadir mohon menghubungi Sri, karena kita akan masukkan nama2 nya ke BIS hari Senin.

Tanggal 15 Desember akan ada kunjungn dari "Italian ladies" ke IS, jam 11, mohon bantuan pengurus Yayasan dan Pengajar IS untuk menerima tamu2 tersebut di IS.

Volunteer Calendar Jan - Mar 2008


Rabu, 05 Desember 2007

Program Pelatihan

Tujuan Program :
Membantu lulusan SMU/SMK untuk menjadi tenaga profesional di bidang Akuntansi dan Keuangan

Pendidikan Yang DitawarkanPendidikan Non Gelar dengan lama pendidikan 30 bulan di Jakarta tanpa dipungut biaya.

Fasilitas yang tersedia :
Selama Pendidikan : bebas biaya kuliah, uang saku , buku dan fasilitas kesehatan
Sebelum Pendidikan : bea siswa kelas III semester genap

Kegiatan akademis :
Program Pendidikan ini merupakan program purna waktu dengan jadwal kegiatan akademis setiap hari kerja dari Senin - Jumat mulai pukul 08.00 s/d 17.00 WIB bertempat di Training Center BCA Wisma Asia Jln .S. Parman Kav 79 Jakarta Barat. 11420

Persyaratan pendaftaran :
- Lulusan SMU/ SMK atau Siswa / siswi SMU / SMK kelas III
- Usia maksimum 20 tahun- Nilai Rapor kelas I s/d III rata rata minimal 7 dengan nilai Nilai Matematika minimal 7 ( khusus IPA ) atau Ekonomi /Akuntansi minimal 7 ( khusus IPS / SMK )
- Tidak pernah tinggal kelas
- Tidak terlibat narkoba dan pelanggaran hukum lainnya.
- Lulus dalam proses seleksi

Pengiriman Lamaran :
Kirimkan surat lamaran beserta Daftar Riwayat Hidup beserta nomor telepon , Copy : raport kelas 1-3 SMU / SMK Copy Kartu Siswa, Ijazah, Daftar Nilai UAN, KTP dan Pasfoto terbaru ukuran 4 X 6 ( 1 lembar )

Cantumkan kode PPA-BCA pada sudut kiri atas amplop paling lambat tanggal 23 Desember 2007KepadaBiro Pelatihan dan Pengembangan PotensiBCA Wisma Asia II Lantai 12AJl. Brigjen Katamso No. 1 SLIPI Jakarta Barat 11420Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan di atas yang akan diikutsertakan dalam proses seleksi. Surat lamaran yang masuk tidak akan dikembalikan.

Kamis, 29 November 2007

Sekolah SMP Gratis dari Sampoerna Foundation

Jika anda mengenal atau mengetahui ada anak miskin atau dari golongan kurang mampu, lulus SD (berijasah) tetapi tidak dapat meneruskan ke SMP, umur max 18 tahun, tinggal di Jakarta Selatan, dapat menghubungi Ibu Ade, Pancoran Timur VIII no. 4B Jakarta 12770 telp. 7990412 HP. 085691500258, Untuk selanjutnya akan disurvei.

Jika tidak ada halangan tahun ini akan dibuka sekolah rakyat(SMPterbuka) gratis di Jakarta Selatan khusus untuk anak miskin dan darigolongan tidak mampu ..

Senin, 26 November 2007

Volunteer Schedule







Minggu, 21 Oktober 2007

Info Yayasan Maleo 21 October 2007

Untuk informasi pengurus Yayasan Maleo, Senin tangal 22 Oktober jam 14:00, 10 orang siswa Ibnu Sina diundang ke British School oleh siswa tahun ke 12 British School.Mereka akan ber-sama2 berlatih dan mempersiapkan drama yang akan dipentaskand di SDN Pondok Pucung.Mohon bantuan pengurus barangkali ada yang mempunyai waktu dan bersedia mendampingi siswa Ibnu Sina ke British School.

Terimakasih,


Sri Fuady

Selasa, 16 Oktober 2007

KEGIATAN BULAN RAMADHAN 2007


Laporan Iktikaf di Mesjid Bank Indonesia 9 Oktober 2007
Diikuti 19 orang siswa dengan pendamping: Bpk./Ibu Fuady dan Ibu Rina.

Laporan Kegiatan “PKL” siswa selama bulan Ramadhan
16 orang siswa menyampaikan keinginan nya untuk “magang” selama liburan sekolah di bulan Ramadhan, agar punya uang saku. Menanggapi keinginan ini 6 siswi ditempatkan di Yayasan Sayap Ibu Cabang Banten (panti penyantunan dan rehabilitasi anak cacat ganda), 1 orang di Vietiendo (perusahaan export-import) dan 9 orang di Bimbingan Belajar Nurul Fikri Aksel, Bintaro sektor IX.

Mereka “bekerja” 8 hari selama 3 jam setiap harinya dan mendapat tugas menyuapi anak cacat, membersihkan ruangan, membereskan buku, mendampingi petugas luar dll. Dengan dana yang ditetima dari tiga orang donatur, setiap anak menerima uang saku Rp.100,000.-- untuk magang selama 8 hari ini.

Setelah Ramadhan, satu orang donatur bersedia melatih siswa untuk membuat /berjualan juice dan satu orang donatur lain meminta beberapa siswa untuk menjahit pinggiran anduk2 kecil, yang kemudian akan dijual. Diharapkan akan lebih banyak partisipasi dari perusahaan/masyarakat sekitar Bintaro sektor IX, untuk memberikan kesempatan “magang” kepada para siswa diwaktu mendatang.

Kunjungan ke British International School (BIS) setiap hari Rabu

Siswa tahun ke 12 BIS yang dikoordinir oleh: Julian, Toni, Debbie dan Maria mengundang 10 siswa Ibnu Sina, setiap Rabu dari jam 14:20 s/d selesai ke BIS. Siswa dan pengajar BIS akan bekerjasama untuk program ekskul Ibnu Sina a.l. kesenian (drama, melukis dll), komputer, sepak bola dan memasak. BIS menyediakan peralatan ekskul, dari Yayasan Maleo diharapkan pendamping dan transportasi. Supaya pengurus dapat memantau kegiatan ekskul, sebaiknya dibuat jadwal pengurus dan pengajar yang dapat mendampingi siswa. Biaya angkot 10 siswa ke BIS total Rp. 20,000/minggu.

Siswa Ibnu Sina mengusulkan kepada pengurus Yayasan, siswa yang terlambat lebih dari 4 kali atau tidak masuk lebih dari 3 kali dalam satu bulan, kehilangan kesempatan berkunjung ke BIS bulan berikutnya. Sesuai dengan data bulan September, 8 siswa tidak dapat mengikuti ekskul di BIS pada bulan Oktober.

Minat siswa kelas VI mendaftarkan ke SMP Ibnu Sina
Satu orang siswa dari SDN Pondok Pucung V menyampaikan bahwa dia dan semua teman dikelasnya ingin bersekolah di SMP Ibnu Sina, setelah lulus dari SD tahun depan.

Catatan mengenai bangunan sekolah

Waktu liburan sekolah telah diperbaiki papan lantai yang tidak rata karena memuai, kemudian diatas karpet yang ada dipasang triplex dan vinyl, tetapi karena vinyl nya tipis ternyata mudah sekali robek. Perbaikan lain: kunci pintu toilet dan lubang hawa yang copot, plafond, dinding bambu, cantolan besi yang bengkok, engsel credenza dari BIS dan beton selasar yang jebol.

Dipasang: pompa air listrik sumbangan dari Ketua Yayasan Maleo, dua artikel peresmian sekolah yang sudah dibingkai dan dua agenda dinding.

Laporan sumbangan yang diterima dalam bulan Ramadhan 2007

Pompa air listrik dan tanki air dari bpk. Djuli Kuntjoro
Sembako (untuk SMP dan TK) dari Ibu Patricia, Pondok Labu
Sembako dari teman Ibu Nana
Nasi kotak untuk buka dan saur dari mesjid Bank Indonesia waktu iktikaf.
Tajil dan makanan untuk buka puasa dari BIS
Kendaraan dan tip supir untuk ke Bank Indonesia dari ibu Renowati
Paving dari Ibu Anne
Pot2 beserta tanaman obat dari bpk. Agus Muhaeran
Pohon cabe dari bpk. Adrian
Infaq untuk pembelian 30 sajadah, dana untuk Praktek Kerja Lapangan (PKL), buka puasa di rumah ibu Sumadji, sewa kendaraan untuk iktikaf, pemasangan rumput dan dana untuk perawatan/perbaikan sekolah.


LAPORAN INFAQ YANG DITERIMA BULAN RAMADHAN 2007

Dari Amanat peruntukan penggunaan dana Rp Sub Total
Ibu Yati Kamil Dana PKL 10 siswa 1,000,000
Ibu Yati Rukmana Dana PKL 5 siswa 500,000
Ibu Fuady Dana PKL 1 siswa 100,000 1,600,000


Ibu Imelda Pane Buka puasa di rumah Ibu Sumadji 1,500,000 1,500,000

Ibu En Sukri Bey 20 Sajadah @ Rp. 15,000 300,000
Ibu Fuady 10 Sajadah @ Rp. 15,000 150,000 450,000


Bpk Cepi Malik Sewa kendaraan antar jemput “Annisa” 300,000 300,000

Bpk. Fuady Sarana/prasarana sekolah 500,000
Ibu Fuady Pemasangan rumput 15m @ 25,000 375,000 875,000



TOTAL 4,725,000

Catatan :
Pemasangan pompa listrik, b iaya pemasangan Rp. 4.250.000,-, terdiri dari :- Pembelian pompa listrik biasa (non jetpump)- Pembuatan rumah pompa berupa ga-lian tanah 3 meter dgn dinding batako/semen.
Pompa ditempatkan di kedalaman 3 m.- Pembuatan menara pompa dari be-si setinggi +/- 3 meter.- Pembelian Tanki Air 500 liter- Pemasangan 2 keran air untuk wu-du di samping ruang WC- Pemasangan 1 keran air untuk me-nyiram tanaman di depan bangunansekolahPemasangan pompa air dilakukan karena pompa tangan yg dibangun kontraktor British School (Bpk Andy) mengalami kerusakan pada klep karet yg ditanam pada kedalaman 3 meter di dalam tanah.
Walaupun perbaikan dilakukan , kerusakan akan terus berulang karena klep karet tidak kuat menahan tekanan yg besar karena tinggi permukaan air sangat dalam yaitu dikedalaman 12 s/d 13 meter dari permukaan tanah. Disamping itu, perbaikan klep air akan sangat memakan biaya krn harus membongkar pondasi pompa yg terbuat dari semen.Pekerjaan pemasangan pompa listrik telah dilakukan sejak tgl. 9 s/d 11 Oktober 2007 dan dilanjutkan kembali tgl. 17 Oktober s/d 19 Oktober 2007. Direncanakan test akan dilakukan pada tgl. 18 Oktober 2007.

Untuk pemasangan paving diperlukan pasir 1 kijang dan 2 orang tukang untuk dua hari kerja, total biaya yang diperlukan sekitar Rp. 1 juta.

Jumat, 12 Oktober 2007

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428"

Segenap Pengurus Yayasan Maleo berserta anak didik SMPT Ibnu Sina mengucapkan :
"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428"
Mohon Maaf Lahir Dan Batin

Minggu, 07 Oktober 2007

AGENDA SISWA SMPT IBNU SINA

AGENDA SISWA SMPT IBNU SINA


KAMIS, 27 SEPTEMBER
BUKA PUASA DI BRITISH INTERNATIONAL SCHOOL

JUM'AT, 28 SEPTEMBER
BUKA PUASA DI KEDIAMAN PENGURUS/PENGAJAR YAYASAN MALEO/SMPT IBNU SINA

SABTU DAN MINGGU 29/30 SEPTEMBER
PESANTREN KILAT DI MASJID PONDOK PUCUNG

SELASA, 9 OKTOBER
ITIKAF DI MASJID BANK INDONESIA, JALAN M.H. THAMRIN

RABU, 10 OKTOBER SD SABTU 20 OKTOBER
LIBUR IDUL FITRI

CATATAN:
BEBERAPA SISWA SELAMA BULAN RAMADHAN AKAN MEMBANTU PERAWAT YAYASAN SAYAP IBU, CABANG BINTARO. UNTUK MENYUAPI DAN MEMBACAKAN CERITA BAGI ANAK2 CACAT GANDA YANG DIRAWAT DI YAYASAN SAYAP IBU, BINTARO JAYA SEKTOR VI

Selasa, 18 September 2007

Photo peresmian SMP Ibnu Sina di kawasan Bintaro Jaya


Dari Kiri ke Kanan :
1. Sambutan dari Bapak Cepi
2. Sambutan dari Wakil Italy
3. Makan rame-rame





Dari Kiri ke Kanan :
1. Anak-anak TK nyanyi
2. Sekarang kakak kakak nya yang nyanyi ya...
3. Ruang Belajar kita..










Selasa, 11 September 2007

Bamboo school unites poor, international students

Bamboo school unites poor, international students
City News - September 05, 2007
The Jakarta Post, Jakarta


Dede, 14, flashed a bashful smile when asked how she liked her new school. It is made of bamboo and steel, measures some 5-by-7 cubic meters and is half-open, allowing a soft breeze to blow over the students as they study.

"I like being here," said Dede, wearing a white headscarf and her junior high school uniform.
The school, located near the Bintaro housing complex in Tangerang, has only one room with dozens of low-legged reddish brown wooden desks forming several lines on the blue-carpeted floor. No walls. An aisle divides the room into two.

The structure, which is movable, is equipped with a toilet in the back yard. In the front a large tree offers shade, hiding the humble building behinds its foliage.
"We don't have to study at someone else's place now because we already have our own classroom," she said during the school's official opening last weekend.

Another student, Adi, 14, agreed. Smiling brightly, he said: "It feels so natural here."
Adi and Dede are among 36 students of junior high school Ibnu Sina who have been using the building since the middle of July, when the new academic year started.
In the afternoon, after junior high school classes finish, 34 kindergartners from TK Sekar Harapan turn the building into a play area.

Students do not have to pay any fees to attend the school, which is managed by two non-governmental organizations, Maleo Foundation and Humanisty Foundation.
The school's construction was completed in late June, with a team of students from the nearby British International School (BIS) in Bintaro serving as the project developer.
The idea for the school was first proposed two years ago by a 16-year-old BIS student, who wanted to make a small change by providing a place where the children of scavengers could study.

These children, who he saw collecting garbage every day on his way to school, were his inspiration.
He has since graduated but his friends and younger students followed up the idea by launching the "Build-a-School" project, which was later entered in the DaimlerChrysler-sponsored UNESCO-Mondialogo Schools contest.
The competition unites partner schools from different parts of the world in a purposeful social project. BIS was partnered with Liceo Prati School in Trento, Italy, with the two schools winning the first prize of 3,500 euros (US$4,770), beating more than 1,000 schools worldwide.
The success prompted Italy's Trento regional council and individuals from DaimlerChrysler to donate to the project.

BIS teacher Adrian Thirkell, the project supervisor, said construction of the school cost around Rp 40 million (US$4,224).
"We'd use (the rest of) the money partly for maintenance, partly for cleaning the pond (near the new school building -- an ecology project), for making a garden and supporting some school activities," he said.
He said BIS would send some of its students to the school once or twice a week to help teach, and would invite students from the school to visit BIS every week.

"They can come to us for computing, cooking lessons, swimming and playing football," he said.
Thirkell talked to The Jakarta Post on Saturday after the opening ceremony for the free school, which was attended by representatives from the Italian Embassy, DaimlerChrysler Indonesia, Maleo Foundation and Humanisty Foundation.

Maleo Foundation supervisor Fuady Munir said SMP Ibnu Sina had a total of 24 teachers. However, only three are permanent teachers receiving monthly salaries, with the rest volunteers.
He said sometimes classes started late or were canceled because the students had to help their parents sort trash.
Fuady said Maleo Foundation was helping to fund the school with money donated by an Islamic study group.

"The members set aside 2.5 percent of their salary each month for the school," he said.
He said more than 150 children from poor families had applied to the school, but only 36 could be accepted because of limited facilities.
A member of Humanisty Foundation's funding team, Dewi Natira, said a lot of parents tried to get their children into Sekar Harapan kindergarten. However, only 34 were accepted.
"We wish more private institutions would fund our activities, so that we can receive more pupils," she said, adding that the kindergarten had only three teachers, including the school principal.

According to Dewi, Humanisty provides more than just book lessons for students.
It also gives handicraft-making lessons for the children's mothers, who usually wait for the children in the schoolyard during classes. The foundation also helps them sell the handicrafts.
Most of the parents of the kindergartners work as scavengers, while parents of the junior high school students have various jobs, from scavenging to selling soto ayam or peyek kacang (peanut fritters), as Adi and Dede's parents do, respectively.

Adi, whose favorite subject is English, said that he wanted to join the Army when he grew up.
Dede wants to be a veterinarian.
"It's because I like animals, especially cats and snakes," she said.
Boromeus Wanengkirion, 17, a member of the BIS "Build-a-School" team, hoped the new school would give the students a chance to succeed in life.
"I hope that they can maximize their potential and help develop the nation in the future," said the student. (11)

Kamis, 30 Agustus 2007

Kegiatan SMPT IBNU SINA

DARI KIRI KE KANAN:
1. BELAJAR KELOMPOK YU...... SIAPA YANG HARI INI JADI MOTIVATOR NYA?
2. PELAJARAN TAMBAHAN BAHASA INGGRIS DARI IBU THIRKELL.
3 & 4. WAHYU CS KAPAN LAGI DIFOTO SAMA SISWA THE BRITISH INTERNATIONAL SCHOOL